🦇 Jarak Indonesia Ke Perancis

Bandingkanwaktu di Paris dengan waktu di Jakarta. Waktu saat ini di Paris adalah Kamis 04 Agustus 2022 4:01:39. Waktu saat ini di Jakarta adalah Kamis 04 Agustus 2022 9:01:39. Paris (Perancis) Jakarta (Indonesia) Waktu. 4:01. 9:01. Tanggal. Haloselamat datang di artikel Panduan Jalan ke Swiss. Setelah artikel panduan jalan hemat ke Eropa diselesaikan 2 tahun lalu dengan sambutan yang luar biasa banyak, kali ini saya akan membuat artikel khusus untuk negara Swiss. Mengapa Swiss? Salah satu destinasi yang menjadi impian bagi kebanyakan orang Indonesia kalau jalan ke Eropa adalah ingin ke Prabowomenuturkan, Indonesia dan Perancis telah menjalin kerja sama pertahanan. Di bidang pendidikan dan pelatihan yakni kegiatan program pertukaran kunjungan dan rencana kunjungan marinir Indonesia ke Kaledonia Baru. Selanjutnya, ada lebih dari 300 personel militer Indonesia telah menyelesaikan program pendidikan dan pelatihan di Perancis. Jarakantara Urmeniş, Rumania dan Étel, Perancis Jarak udara dari Urmeniş ke Étel adalah: 2080 km 1292 mil 1123 mil laut. Visualisasi di peta - Jalur terpendek antara Urmeniş dan Étel Anda sedang melihat situs di bahasa Indonesia. Anda dapat beralih ke bahasa Inggris (Amerika Serikat) jika kamu memilih. Pengunjung internasional dapat KadispenTNI AU Marsma TNI Fajar Adrianto di berbagai media mengatakan, bahwa penerbangan ke Wuhan akan menempuh jarak 2.500 nautical mile (4.530 km). Rute yang ditempuh dari Bandar Halim Perdanakusuma – Natuna – Xianmen di Selatan Beijing – Wuhan. “Jarak Xianmen ke Wuhan sekitar 400 nautical mile (740 km),” ujar Fajar. Lamanyaproses pengiriman paket dari luar negeri ke Indonesia itu relatif. Mulai proses pemesanan, checkout hingga barang sampai alamat tujuan rata-rata memerlukan waktu sekitar 30 hari. Menyesuaikan dengan jarak pengiriman serta pengurusan oleh pihak bea cukai. Kurun waktu 15 hari untuk pemrosesan barang oleh penjual hingga ke Indonesia. PertumbuhanEkspor Indonesia Terhadap Negara Perancis, Dewi purnamasari, Pertumbuhan Ekspor Indonesia Terhadap Negara Perancis Dalam kurun waktu 5 tahun yakni dari tahun 2010 nilai ekspor Indonesia ke Prancis mengalami masa pasang surut.Pada tahun 2010 Indonesia berhasil melakukan exsport sebesar 51.517.000 juta USD,namun mengalami Melansirsitus Emirates.com, ada 12 rute penerbangan dari Indonesia menuju Amerika. Kedua belas rute tersebut antara lain sebagai berikut: Jakarta Washington. Dari dua belas rute tersebut, rute John F. Kennedy New York, Los Angeles, dan Washington menjadi rute paling favorit karena tiga rute tersebut langsung menuju ke kota besar di Amerika. Lebihdari 15.000 pergerakan KA per hari di Prancis, bandingkan dengan Indonesia yang hanya sekitar 1.400 pergerakan KA per hari di Jawa dan Sumatra. Tentunya Indonesia tertinggal sangat jauh . Biaya kirim paket ke Perancis memang tidak murah karena jarak dari Indonesia sampai ke negara Prancis terbilang sangat jauh. Namun kamu tidak perlu khawatir lagi karena di Indonesia sendiri sudah terdapat pilihan pelayanan jasa ekspedisi yang membantu pada setiap pelanggannya untuk melakukan pengiriman paket ke luar negeri. Apabila kamu menginginkan tarif ongkos kirim yang murah maka harus bisa memilih layanan jasa ekspedisi yang memang menawarkan biaya yang tidak terlalu mahal. Dengan demikian kamu juga bisa mencari informasi dari beberapa layanan jasa ekspedisi pengiriman paket ke luar negeri yang bisa dipertimbangkan dari segi ongkos kirim dan estimasi pelayanan yang pengiriman yang ditawarkan pada pelanggan. Biaya Kirim Paket ke Perancis dan ItaliaBiaya Kirim Paket ke Perancis dan Italia Pada Jenis Barang-Barang UmumTarif Pengiriman Paket ke Perancis dan Italia Dengan Jenis Barang-Barang KhususEstimasi Waktu Pengiriman Paket ke Perancis dan ItaliaLayanan Jasa Express Pengiriman Barang ke Perancis dan ItaliaLayanan Jasa Reguler Pengiriman Barang ke Perancis dan Italia Biaya Kirim Paket ke Perancis dan Italia Posisi dari negara Perancis dan Italia ini memang tidak terlalu jauh sehingga biaya untuk pengiriman paket ke dua negara tersebut tidak jauh berbeda. Patokan biaya tarif yang akan dikenakan pada proses pengiriman paket ke luar negeri di setiap layanan jasa ekspedisi tentunya tidak akan sama. Berikut ini adalah daftar perincian biaya kirim paket ke Perancis dan Italia yang bisa kamu ketahui Biaya pengiriman paket dari Indonesia ke Perancis dan Italia dengan berat 1 sampai 2 KG membutuhkan tarif sebesar 832 ribuan flat Biaya pengiriman paket dari Indonesia ke Perancis dan Italia dengan berat 2 sampai 5 kg akan membutuhkan tarif sebesar 1,3 jutaan flat Biaya pengiriman paket dari Indonesia ke Perancis dan Italia dengan berat 10 kg akan membutuhkan tarif sebesar 2,7 jutaan Biaya pengiriman paket dari Indonesia ke Perancis dan Italia dengan berat 20 kg akan membutuhkan tarif sebesar 4,8 jutaan Biaya pengiriman paket dari Indonesia ke Perancis dan Italia dengan berat 30 kg akan membutuhkan tarif sebesar 6,6 jutaan. Biaya Kirim Paket ke Perancis dan Italia Pada Jenis Barang-Barang Umum Dalam proses pengiriman paket ke luar negeri terdapat dua jenis barang yang bisa dikirimkan, salah satunya adalah jenis barang-barang umum seperti halnya sandal, tas, sepatu, pakaian, gorden, selimut, aksesoris dan lain sebagainya. Paket yang nantinya bisa dibeli untuk melakukan pengiriman barang ke luar negeri khususnya ke negara Perancis dan Italia dengan berat antara 1 kg hingga 2 kg akan membutuhkan tarif sebesar 699 ribuan. Sementara itu untuk paket yang akan dikirimkan ke luar negeri dengan berat antara 2 kg sampai 5 kg akan membutuhkan tarif sebesar 1,1 jutaan, paket yang akan dikirimkan ke Perancis dengan berat 10 kg akan membutuhkan tarif sebesar 2,2 jutaan. Biaya ini cukup berbeda ketika melakukan pengiriman paket dengan berat sekitar 20 kg maka akan dikenakan tarif ongkos kirim sebesar 3,8 jutaan dan untuk paket dengan berat 30 kg maka pihak pengirim paket tersebut akan dikenakan biaya tarif sebesar 5,3 jutaan. Lihat Juga Video Mudahnya Kirim Uang dengan Transfez ke Lebih dari 50 Negara Tarif Pengiriman Paket ke Perancis dan Italia Dengan Jenis Barang-Barang Khusus Biaya kirim paket ke Perancis dan Italia tentunya akan berbeda antara jenis barang-barang umum dan barang-barang khusus. Pada jenis barang-barang khusus ini akan mendapatkan perlakuan secara khusus pada proses pengiriman paket ke luar negeri khususnya ke negara Perancis dan Italia dengan kategori barang khusus diantaranya produk herbal, obat, suplemen, makanan kering, kopi, kosmetik, skin care dan lain sebagainya. Biaya yang dibutuhkan untuk melakukan pengiriman paket ke Perancis dan Italia atau beberapa negara Eropa lainnya dengan satuan berat kg yang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan biaya untuk pengiriman barang-barang umum. Namun pada saat melakukan pengiriman barang ke luar negeri dengan jenis barang-barang khusus tentunya akan mendapatkan perlakuan yang berbeda karena barang tersebut harus dijaga keamanan supaya tidak menimbulkan kerusakan saat tiba di negara tujuan. Baca Juga Artikel Tentang Bisnis Lainnya dari Transfez Bisnis Jasa Desain Grafis Bisnis Jasa Rias Bisnis Jasa Rental Motor Bisnis Jasa Daur Ulang Bisnis Jasa Instalasi Listrik Estimasi Waktu Pengiriman Paket ke Perancis dan Italia Selain kamu bisa mengetahui biaya kirim paket ke Perancis dan Italia tentunya sangat penting untuk mengetahui seberapa lama estimasi waktu untuk melakukan pengiriman paket ke negara Perancis dan Italia tersebut. Pada umumnya layanan jasa ekspedisi memiliki estimasi waktu pengiriman paket yang membutuhkan waktu sekitar dua hari kerja sampai 7 hari kerja. Akan tetapi lamanya estimasi waktu pengiriman paket tersebut juga tergantung dari pilihan jenis layanan jasa yang telah digunakan oleh pihak pengirim itu sendiri. Berikut ini jenis layanan jasa pengiriman ke luar negeri yang pada umumnya dimiliki oleh semua layanan jasa ekspedisi pengiriman ke negara Perancis dan Italia Layanan Jasa Express Pengiriman Barang ke Perancis dan Italia Pilihan pelayanan jasa Express ini merupakan salah satu layanan paket yang memiliki keunggulan dari segi kecepatan dan barang tersebut akan diprioritaskan untuk pengiriman dahulu. Pada dasarnya jenis layanan Express ini juga dikenal sebagai layanan kilat dan khusus sehingga sudah tidak asing lagi di kalangan para masyarakat yang sering melakukan pengiriman barang. Sementara itu untuk layanan jasa Express memiliki estimasi waktu tiba ke negara tujuan yang memakan sekitar 2 hari kerja sampai 4 hari kerja. Waktu untuk pilihan layanan jasa Express terbilang lebih cepat karena jenis layanan ini mengutamakan prioritas yang perlu didahulukan terlebih dahulu. Layanan Jasa Reguler Pengiriman Barang ke Perancis dan Italia Layanan jasa reguler ini merupakan salah satu jenis layanan dengan tarif ekonomi sehingga biaya yang akan dikeluarkan pada proses pengiriman barang ke luar negeri khususnya ke Perancis dan Italia terbilang lebih murah. Akan tetapi kamu juga perlu mengetahui standar tarif dari layanan jasa reguler ini sebelum memutuskan untuk melakukan pengiriman paket ke luar negeri. Perlu diketahui bahwasanya layanan jasa reguler untuk pengiriman paket ke Perancis dan Italia akan membutuhkan waktu tiba ke negara tujuan dengan kisaran 4 hari kerja sampai 7 hari kerja. Jika dibandingkan dengan layanan Express, pelayanan reguler ini cenderung membutuhkan estimasi waktu yang lebih lama karena juga dari segi biaya sendiri terbilang lebih murah dibandingkan dengan layanan Express. Download Aplikasi Transfez Aplikasi Transfez bisa bantuin kamu untuk transfer uang ke luar negeri dengan lebih cepat, hemat, dan efisien. Transfez Bisnis juga bisa bantuin bisnis kamu dalam melakukan transaksi ke luar negeri loh. Untuk kamu yang ingin mengirim uang ke sanak saudara yang berada di luar negeri karena sedang menjalankan pendidikan, bekerja, ataupun traveling, Transfez akan siap membantu. Aplikasi ini tersedia di Android dan juga iOs. Download sekarang! Â Demikianlah beberapa uraian terkait biaya kirim paket ke Perancis dan Italia yang bisa diketahui. Pastikan memilih layanan yang tepat pada proses pengiriman paket ke luar negeri sesuai dengan kebutuhan. Cetak halaman ini Facebook Twitter Mobil Untuk berkendara di Perancis, Anda harus memiliki SIM internasional jika Anda bukan warga Uni Eropa, sertifikat imatrikulasi yang di Perancis disebut “ carte grise ” dan surat pernyataan dari asuransi. Jika masa tinggal Anda kurang dari 6 bulan, Anda bebas berkendara di Perancis dengan mobil Anda. Anda juga dapat menyewa mobil di Perancis. Di setiap bandara dan di sebagian besar stasiun kereta api Perancis dapat ditemukan perusahaan penyewaan. Jika masa tinggal Anda lebih dari 6 bulan, Anda harus mengganti SIM dan memeriksakan mobil Anda. Berikut beberapa peraturan yang harus ditaati saat berkendara di Perancis Batas kecepatan 50 km/jam di dalam kota, 90 km/jam di jalan penghubung antar-kota, dan 130 km/jam di jalan tol, kecuali jika ada petunjuk jalan yang mengatakan lain ; Usia minimum 18 tahun ; Mengemudi di sebelah kanan jalanmobil stir kiri ; Sabuk pengaman wajib dipasang baik di jok depan maupun belakang kendaraan ; Pemakaian telepon seluler, meskipun menggunakan perangkat hands-free, dilarang; Kadar alkohol yang diperbolehkan 0,25mg per liter dalam nafas yang dihembuskan, dan 0,1 mg bagi pengemudi muda; Penggunaan obat psikoaktif saat mengemudi dilarang keras; Disarankan untuk menyalakan lampu depan saat berkendara di siang hari ; Di dalam mobil wajib disediakan rompi pengaman berfosfor dan segitiga pengaman. Perhatian Warga asing yang melanggar aturan lalu lintas Perancis harus membayar denda sesuai dengan keputusan jaksa penuntut umum. Jika tidak, kendaraan dapat disita. Denda akan dibebankan kepada pengendara. Kereta Api Padat dan terpusat, jaringan kereta api Perancis mungkin merupakan moda transportasi yang paling praktis. Di setiap kota besar tersedia jaringan rel menuju daerah-daerah pinggiran. Kota-kota dihubungkan oleh TER Kereta Api Ekspres Regional dan oleh TGV Kereta Api Cepat untuk kota-kota besar. Pesawat Banyak kota memiliki bandara internasional dan penerbangan harian ke Paris. Air France, maskapai penerbangan nasional Perancis, menghubungkan semua kota besar di Perancis dengan Paris, dengan beberapa jadwal penerbangan per hari, rata rata dalam satu jam, dan melayani pula penerbangan antar kota-kota daerah tersebut. Paris Bordeaux Lyon Marseille Nice Strasbourg Toulouse Bis Jarak Jauh Jaringan Eurolines dikembangkan dengan amat baik dan dari Paris melayani rute perjalanan ke seluruh ibu kota negara Eropa. Dan baru-baru ini Eurolines juga memiliki rute antar kota-kota besar Perancis. Diterbitkan pada 04/03/2016 Kembali ke atas Rute besar LUMAJANG-S Perjalanan dari Indonesia ke prancis lumayan melelahkan. Pertama, aku ke bandara juanda tanggal 13 september 2015 diantarkan teman terbaikku bersama keluargaku dari lumajang berjumlah 16 orang. Orang tuaku sengaja menyewa minibus untuk mengantarku ke Juanda. Mereka the best in whole world wes. Kami tiba di Terminal 2 bandara Juanda jam 9 pagi, padahal take off pesawatnya jam Sekitar pukul WIB banyak teman-teman dari K3, ristek BEM PPNS, HmI ke juanda untuk mengucapkan kata perpisahan. lumayan lama di sana sambil mencoba untuk menimbang berapa barang bawaanku. Bagasi dari Airasia adalah 30kg per orang. Aku membawa 1 koper berisi pakaian, 1 tas jinjing besar berisi peralatan masak dan bumbu-bumbu masakan, dan tas ransel berisi dokumen, laptop, dll. dan peuffff…. Berat koperku 18 kg dan 26 kg untuk tas jinjing yang isinya bahan makanan semua itu. Ya Allah? Mau dibuang kemana yang 14kg. itu tas jinjing isinya minyak, beras, gula, garam, wajan, piring, dan banyak lagi. Semuanya dibawa dengan harapan sampai diprancis nggak bingung cari toko. Bila rencanaku berjalan lancar sampai diprancis bisa langsung istirahat, dan juga harapan bisa hemat. Namun bantuan tidak lama datang. Allah memang baik, 2 temanku yang lain berat koper dan barang bawaannya dibawah 30kg. Jadi, aku bisa nitip beberapa kilogram ke temenku dan beberapa lagi aku masukkan ke dalam ranselku. Masalah pertama selesai. Suasana Transit di Bandara Soekarno-Hatta Ini adalah pertama kalinya aku naik pesawat selama 21 tahun umurku. dan langsung menempuh perjalanan ke Prancis, didalam hati siapa sangka aku bisa ke Prancis. Tidak pernah ada bayangan sama sekali aku bisa ke negeri ini. Pesawat airasia mendarat pukul dan aku harus menunggu take off Qatar airways jam Sekitar kurang lebih 10 jam aku di bandara soekarno hatta dan perut mulai keroncongan. Alhamdulillah lagi ternyata ibu dari temanku membawakan sate bandung, wah lumayan dapat mengganjal perut. Tiket pesawatnya 7 jutaan untuk menuju prancis itu harga setelah mendapat diskon. Harga normalnya aku kurang tahu karena aku ke sana dengan alasan belajar, aku dapat kartu ISIC kartu tanda studi internasional sehingga harga pesawat bisa direduksi dan semuanya masih BOU beasiswa orang tua, karena pengalaman tahun lalu beasiswa yang diberikan DIKTI terlambat dan sekarang juga begitu. Aku membawa uang sekitar 11 jutaan dan jika ditukar dieuro hanya dapat 680 euro. 1 euro = rupiah. Bismillah dengan harapan bisa cukup untuk kehidupan disini sambil menunggu beasiswa datang. Oh ya, ketika pemeriksaan sebelum masuk Qatar airways ternyata tas jinjing yang aku bawa berbunyi tit…tit…tit… kemudian petugasnya menyuruh membukanya dan diambillah serbuk putih berbungkus plastik, dia Tanya padaku “what is this?” dan mereka membawanya untuk diperiksa, aku hanya jawab “it just salt sir”. Mungkin dia mengira aku menyelundupkan sejenis narkotika. QTR 955 flight . Pesawat Qatar Airlines QR 995 mulai lepas landas. Di dalam pesawat aku tidur pulas, sampai-sampai teman sebelahku dan pramugarinya membangunkanku untuk memberikan makan pagi dan aku masih saja tidur. Temanku bilang ke pramugarinya “she is sleep because she is very tired” dan pramugari “yes, she is very very very deep sleep”. Sungguh memalukan. Hahaha… Suasana Kabin pesawat kode penerbangan QR 955 Qatar airways transit di Qatar di bandara Doha dan menunggu 4 jam lagi untuk bisa sampai di Paris. Di Bandara ini, aku bertemu dengan 4 orang Indonesia yang juga melakukan perjalanan jauh yang tidak searah denganku, mereka pergi ke spanyol untuk bekerja di sebuah kapal sebagai awak kapal. Mereka berasal dari Malang dan juga Bondowoso. Aku bisa tebak bahwa gaji sebagai awak kapal sangat besar disana. Transit di Doha, Qatar Akhirnya pada pukul waktu Prancis tanggal 14 September 2015 aku tiba di sebuah kota yang banyak orang berkata kota ini terkenal dengan kota mode, dan kota romantic. PARIS. woooo….. disini sangat dingin karena hujan dan angin yang kencang. Landing di Charles de Gaulle, ada pesawat concorde disana Banyak-banyak bersyukur adalah kunci penting. Kenapa? Ada dalil yang mengatakan kalau kita bersyukur maka nikmat Allah akan ditambah. Oh ya, orang Prancis sangat baik hati, beberapa orang membantu mengangkat koper-koper kami dan ketika aku dan teman-temanku memasang wajah bingung mau kemana ada banyak orang yang membantu mengarahkan jalan. Bener banget deh, sampai di bandara Paris ada teman dari ITS yang menjemputku dan 3 temanku yang lain. Alhamdulillah, kami dapat tumpangan selama 2 malam. Pada tanggal 15 september 2016 aku diajak ke menara yang katanya romantis yaitu eiffel. Itu sih katanya, sampai disana mungkin karena lelah akibat perjalanan yang jauh, aku tidak mendapatkan sensasi yang “wah”. Dalam hati berkata, wah ngapain kesini cuma lihat tiang berdiri. Tidak beda jauh dengan MONAS di Jakarta. Mungkin karena efek dari kelelahan saja. Ada yang bilang bila menara Eiffel akan sangat indah diwaktu malam karena adanya banyak lampu yang menghiasi sekeliling Eiffel. Sampai disini, aku mulai kangen Indonesia. Wah, masih 2 hari di Prancis sudah rindu kampung halaman. Oh ya, sekedar info kalau harga sim card kartu untuk ponsel disini rata-rata 10 euro atau sekitar rupiah. Sangat mahal jika di bandingkan dengan Indonesia. Saat berada di stasiun paris aku membeli carte de jeune kartu untuk remaja. Jika anda berusia dibawah 28 tahun maka jika kita pergi menggunakan TGV akan ada potongan harga dari 25% sampai 65%. Sangat menguntungkan kan? Tapi kita harus membayar 50 euro untuk mendapatkan kartu ini. It’s OK lah, anggap saja investasi. Pesanku, jangan pernah mengkruskan rupiah ke euro karena berpotensi bikin sakit hati. Sebagai pengingat, bagi yang ingin ke prancis sepertinya hal yang wajib adalah sertifikat DELF B2 ya ada ditulisan sebelumnya. Suasana di Paris Tanggal 16 september aku pergi meninggalkan paris dan menuju ke kota tempat belajarku de Calais. Pertama, aku naik metro kereta bawah tanah di paris kemudian disambung TGV Train à Grande Vitesse yang merupakan kereta cepat di Prancis. Kemudian dilanjutkan dengan naik train kereta api lokal. Karena bawaan barang yang sangat berat, aku dan fikra teman seperjuangan dari PPNS ketinggalan kereta api. Akhirnya kami memutuskan untuk naik kereta api setelahnya. Disinilah perjalanan sesungguhnya baru saja dimulai. Aku sampai di stasiun dan lagi-lagi bingung mau kemana. Fikra mencoba bertanya ke kakek-kakek dan beliau menyuruh kami untuk naik bus umum, temanku memcoba menunjukkan alamat tempat tinggal kos-kosan kepada sopir dan beliau berkata bisa menggunakan bus tersebut. Maka kamipun naik bus dan Alhamdulillah lagi ternyata pak sopir memberikan tumpangan gratis. Wah beruntungnya, mungkin pak sopir merasa kasihan karena wajah kami yang kelihatan banget bukan warga prancis dan juga wajah sangat kelelahan. Aku berjalan sekitar 2 km menuju foyer des jeunes nomer 1, itu adalah tempat tinggalku yang dicarikan oleh pihak Campus France. Uang sewa sebesar 260 euro ditambah dengan uang garansi sebesar 200 euro. Ada lagi yang harus teman-teman tahu, di prancis akomodasinya sangat bagus, kotanya sangat bersih, tamannya indah dengan bunga yang bewarna warni ala film di indosiar, tapi semua bunganya asli loh. Oh ya, tempat tinggalku dekat dengan taman dan juga bangunan yang terkenal bernama cathredale. Sesampai di tempat tinggalku aku di telepon professor dari kampus ULCO dan beliau memintaku untuk pergi ke kampus karena sebenarnya ada acara jam yaitu acara pertemuan semacam perkenalan kepada mahasiswa baru. Padahal, aku baru sampai jam oke, aku langsung ganti baju dan pergi menemui beliau. ya Allah,, capek banget dalam hati. Jarak dari kos ke kampus sekitar 1,2 km yang ditempuh dengan berjalan kaki. Akhirnya, dengan langkah berat aku pergi menemui professor. Nama beliau Matthieu PUIGT. Professornya sangat baik. Beliau menunjukkan semua tempat di ULCO, dari perpusatakaan, ruang belajar, ruang sekrettariat, kantin, dan banyak lagi. Disana beliau berkata, nanti kamu akan belajar arduino, K3 listrik, dll. Wah, dan aku berkata arduino lagi? LLL. Aku sudah pernah mendapatkan materi arduino selama beberapa pertemuan di PPNS dan aku merasa kesulitan. Bismillah saja lah. Aku sempat menanyakan kepada profesorku tentang warga asing yang belajar disini. Beliau berkata ada dari Cina dan Australia juga. Kuliahnya full day seperti di PPNS dari senin sampai jumat namun dengan suasana yang berbeda pastinya. Satu lagi yang penting, kuliahnya semua dalam bahasa prancis. Wah, ini tantangan lagi karena aku baru belajar bahasa prancis selama 4 bulan di Indonesia dan masih dikatakan pasif alias susah ngomong. Namun sudah dapat mengerti ketika ada orang prancis berbicara. Setahun aku tinggal disini dengan harapan jika pulang di Indonesia aku sudah lancar berbahasa prancis. Di prancis, rata-rata hanya ada 1 masjid di 1 kota, di tempatku banyak orang muslim. Saat berada di dapur aku berkenalan dengan orang Mesir, Yaman, dan Sudan. Mereka adalah orang islam juga yang memilik paras tampan ala orang arab, tinggi, bekulit putih, hidung mancung, dengan pakaian yang modis. Wah… perfect dan mereka sangat ramah. Semoga aku nyaman dan betah berada disini juga bisa segera menyelesaikan kuliahku selama setahun kedepan, amiiiin Ini ada beberapa foto yang menggambarkan suasana di Bismillah, perjuangan mencari ilmu ini dimudahkan oleh Allah ^_^

jarak indonesia ke perancis